God of second chances (Indonesian version)

God of second chances
Mari kita berlari dan meninggalkan semua beban yang terus merintangi kita…

20130827-124220.jpg20130827-123955.jpg

Apapun yang telah kita buat, sebenarnya Tuhan selalu siap mengampuni kita, dan Dia sangat ingin melepaskan kita dari semua hal yang masih mengikat kita. Tuhan bukan tuhan yg berkata: kamu sudah berdosa ke aku, uda parah banget, uda deh kalo gitu gausa deket deket aku lagi

Buluh yang terkulai takkan dipatahkanNya

Tapi ada paradigma yang salah: apa itu?
Kita pasti sering melihat orang datang ke retret pelepasan dan di retret itu semua beban dilepaskan, semua keterikatan dilepaskan, org yqng datang dengan hati yang hancur sungguh Tuhan ampuni dan pulihkan. Dan hal ini tentu betul
Tapi yg salah adalah paradigma kita bahwa: sekali “pelepasan” pasti akan bebas selamanya. Nah inilah yang sering membuat orang2 merasa tertuduh, karena setelah pulang retret atau kebaktian, mereka merasa tertuduh lagi, dan jadi gak yakin bahwa mereka sungguh sungguh sudah dilepaskan. Dan akhirnya kerjanya cuma jadi langganan retret pelepasan

Kita harus ngerti bahwa diri kita ini tdd roh, jiwa dan tubuh. Pada saat pelepasan, roh kita betul2 telah dilepaskan sekali untuk selamanya, ud bener- bener beres

Tapi kita harus inget bahwa kita juga punya jiwa, yang merupakan pikiran, perasaan dan kehendak kita. Jiwa kita inilah yang harus dididik terus, harus didisiplin terus, harus dikasi makan (aka peneughan, penguatan, atau apapun itu namanya)

Maka setiap kali kita terintimidasi oleh iblis dan dituduh : “hayo kamu belom bener-bener lepas lho, buktinya sekarang kamu masih (misallll) kepingin liat yang bokep-bokep, masi suka tertuduh, masih suka gak pede, masih suka banding2in diri dengan orang lain, masih ga bisa nahan nafsu makan yang gede banget dstdst

Shut him off guys! Perkatakan firman! Buat jiwamu tuh denger firman Tuhan yang mengatasi segala kelemahanmu, segala keadaanmu sekarang
Kalo perlu buatlah lambang2 yang membuat mata jiwamu pas ngelihat itu, langsung inget sama firman dan janji Tuhan

Misalnya: kamu orangnya gemuk banget, ga bisa nahan nafsu makan, kenapa gak coba cari gambar model di internet yang badannya ideal, bagus dan kamu tempel mukamu di muka gqmbar tsb? Terus di bawahnya kamu tulis2: aku ini daughter of God, aku berharga di mata Tuhan (Yes 43:4), aku gak mau menyiksa tubuhku lagi dengan makanan yang tidak sehat, dengan malas olahragq, malas melatih otot2 yang Tuhan sudah anugerahkan kepadaku. Tidak! Aku mau hidup sehat, aku mau punya badan yang ideal di mata Tuhan, aku mau memuliakan Allah dengan tubuhku

Roma10:11 mentalmu kaya apa kere? kamu malu-maluin Tuhan, apa banggain Dia karena kamu punya iman bahwa bersamaNya kamu takkan dipermalukan?

Kita juga harus sortir our “inner circle”, orang yang intense bergaul dengan kita?
Jangan menghabiskan waktumu dengan orang yang bisanya cuma ngeluh dan morotin jiwamu, tapi brgaul dngan orang yang bisa ngasi makan jiwamu.
Bukan berati kita memusuhi lho, tapi harus sungguh selekif dan ga buang waktu ngobrol lama2 dengan org yg bisanya cuma ngeluh, yg bikin kita yg tadinya on fire sama Tuhan jadi melempem, memble.

Fil3:13-14 bilang supaya kita lari mandang ke depan. God is a God of second chances, jangan biarkan masa lalu kita terus membebani dan menghalangi kita untuk mencapai apa yang Tuhan sudah sediakan buat kita!

Ibrani 12:1 bicara supaya kita menanggalkan segala beban yang begitu merintangi kita, dan kalo kita mau terus lari cepat bahkan dibawa Tuhan terbang, mau ga mau, suka ga suka kita harus menanggalkan apapun yang menghambat, teman? Kebiasaan?

1 Kor 9:24-25
Kita ini ibarat pelari estafet, dan knyataannya adalH kita ini pelari estafet TERAKHIR. Semua pendahulu kita, martir, nabi, rasul, evangelis2 sudah lari begitu rupa, sudah mati2-an berlari dengan skuat tenaga, masakan kita yang pelari terakhir loyo? Malah jalan jogging santai? Kita gak bisa maunya kayak bayi yang merangkak terus, maunya dielus2 terus, kita harus belajar untuk mendisiplinkan jiwa kita, supaya kita sampai ke garis finish yang Tuhan tetapkan, dan dapetin semua yang Tuhan sudah anugrahkan untuk jadi bagian kita masing2.

Dengan dan HANYA DENGAN ANUGRAHNYA. Amin

 

<a

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s